Kisah Ibu dan Anak di Taman

Kisah Ibu dan Anak di Taman – Seorang ibu yang tua hidup bersama putrinya yang sangat disayangi.  Ibu tua tersebut sudah tidak kuat berdiri sendiri. Jika ingin berjalan, harus menggunakan bantuan kursi roda. Suatu hari, sang ibu ingin menikmati suasana sore di taman sekitar kompleks perumahannya. Sang ibu ingin didampingi putrinya jalan-jalan di taman.

Kisah Ibu dan Anak di Taman

Burung Mepati [revelinnewyork.com]

Ketika sudah di taman, si ibu melihat beberapa burung yang sedang makan dan bertanya kepada putrinya “itu burung apa??”

“Burung merpati, bu” anaknya menjawab dengan sopan.

Tak lama kemudian si ibu bertanya lagi.. “Yang disana itu burung apa?”

Sedikit kesal anaknya menjawab “ya merpati, bu…?!!”

Kemudian ibunya kembali bertanya, ” Lantas itu burung apa ?” sambil  sang ibu menunjuk burung merpati tadi yang baru saja terbang…

Dengan nada kesal si anak menjawab “ya tetap merpati, bu… kan sama saja!..emanknya ibu gak liat burung itu terbang!”

Air menetes dari sudut mata sang ibu sambil berkata pelan… “Masihkah kamu ingat ketika dulu waktu usiamu 7 tahun, kita sering jalan-jalan sore bersama di taman ini…. Masih ibu ingat, sambil duduk-duduk aku memangkumu dan kamu menanyakan hal yang sama seperti yang ibu tanyakan barusan”. Sang ibu terdiam sebentar, lalu melanjutkan bicaranya, “ibu masih ingat, ibu menjawab pertanyaan yang sama untukmu sebanyak 10 kali,..sedang saat ini ibu hanya bertanya 3 kali, tapi kamu sudah membentak ibu 2 kali..”

Si anak kemudian terdiam…dan meneteskan air mata. Sambil memeluk sang ibu, sang anak berkata, “ibu… aku sayang ibu…. Maafkan anakmu ini…”.

****

Pernahkah kita memikirkan apa yang telah diajarkan oleh seorang ibu kepada kita? Sayangilah Ibumu dengan sungguh-sungguh karena surga berada di telapak kaki Ibu. Mohon ampunan jika kamu pernah menyakiti hati Ibumu.

  • Pernah kita ngomelin dia ? ‘Pernah!’
  • Pernah kita cuekin dia ? ‘Pernah!’
  • Pernah kita mikir apa yang dia pikirkan? ‘nggak!’
  • Sebenarnya apa yang dia fikirkan ? ‘Takut’

Takut ga’ bisa liat kita senyum, nangis atau ketawa lagi, Takut ga’ bisa ngajar kita lagi. Semua itu karena waktu dia singkat di dunia ini.. Saat ibu menutup mata. Ga’ akan lagi ada yang cerewet.

Saat kita nangis manggil-manggi dia, apa yang dia balas? Dia cuma diam. Tapi bayangannya dia tetap di samping kita dan berkata : “anakku jangan menangis, ibu  masih di sini. Ibu masih sayang kamu.”

Sayangi orang tuamu, sobat,… Sungguh karena merekalah kita mampu bernafas hingga hari ini… (@M)

Link: http://www.facebook.com/pages/IBUKU-SEGALANYA/436319913075757?ref=hl

Kunjungi juga video terkait Father and Son

, , , , , , , , , , , , , ,

No comments yet.

Leave a Reply