Langkah Awal Terasa Berat

Langkah Awal Terasa Berat – Dalam cerita motivasi kali ini, adalah kisah nyata seorang agen asuransi yang baru meniti karirnya di bidang asuransi jiwa. Kebanyakan dari kita untuk mencoba suatu pekerjaaan atau usaha baru terasa sangat berat untuk memulainya, ada saja sejuta alasan yang selalu menghalangi langkah pertama kita untuk menggapai impian yang telah kita impikan.

Langkah Awal Terasa Berat

Langkah Awal Terasa Berat [waralaba-escepatkaya]

Begitu juga dengan kisah nyata seorang agen asuransi di bawah ini. Ikuti saja ceritanya. Sebut saja nama agen asuransi yang baru merintis itu adalah Pak Adi. Untuk menjadi seorang agen asuransi sebelumnya harus mengikuti ujian pemerintah dahulu dan Pak Adi telah lulus ujian ini sekitar 2 minggu yang lalu. Dan Pak Adi masih ingat sekali dia lulus ujiannya pada hari sabtu 2 minggu lalu dan telah mendapatkan ijasahnya.

Begitu lulus ujian di hari yang sama, leader Pak Adi (sebut saja Pak Eddi) mengarahkan Pak Adi untuk mulai membuat daftar nama prospek dan mulai membuat janji dengan calon prospek supaya hari senin besoknya (2 hari lagi) bisa mulai kerja atau istilah di asuransi produksi. Karena masih semangat-semangatnya, akhirnya Pak Adi menyanggupi saran dari Pak Eddi sebagai leadernya.

Sepulang dari ujian untuk menjadi agen asuransi, semangat 45 yang sebelumnya ada di dalam diri Pak Adi lama kelamaan mulai luntur dengan berjalannya waktu. Tapi Pak Adi tetap ingat apa yang dikatakan oleh leadernya Pak Eddi kalau harus buat daftar nama calan prospek, menghubunginya untuk membuat janji agar hari senin bisa ketemuan. Setelah berusaha membuat daftar nama dari daftar contact di BB dan di HP tidak ditemukan satu namapun yang bisa dijadikan sebagai calon prospek dan lebih parahnya lagi semua daftar contact itu kelihatan seolah-olah semua kosong.

Hari berganti menjadi senin, Pak Adi mulai mencari-cari alasan supaya dirinya tidak ditanyai terus masalah nama-nama calon prospek yang mau dikunjungi oleh leadernya Pak Eddi. Dan siang harinya Pak Adi mulai membuat alasan yang di rasa cukup masuk akal, yang berbunyi: Siang Pak Eddi, sorry saya dalam minggu ini tidak dapat mengubungi calon propek saya dulu karena saya sibuk sekali di pekerjaan saya yang satunya lagi. Akhirnya jawaban dari Pak Eddi sangat melegakan yang berisi: OK…..ok….ok… gak apa apa.

Sebenarnya yang Pak Adi takutkan adalah perasaan takut ditolak dan juga ada perasaan sungkan dengan calon prospeknya karena menawari polis asuransi. Mendengar jawaban di atas, Pak Adi merasa sangat lega karena merasa aman dan semua beban-bebannya telepas semua (plong). Tapi setelah itu di hati Pak Adi ada sesuatu yang mengganjal atau perasaan yang tidak enak. Pak Adi mulai menyesali alasan yang dia telah utarakan ke leadernya Pak Eddi. Karena impian Pak Adi sangat kuat maka dia berusaha untuk mulai mencoba untuk mengambil langkah pertamanya di bisnis asuransi ini.

Pak Adi langsung berusaha melihat-lihat lagi isi contact di BB dan HP nya apakah ada nama-nama yang dapat dia hubungi untuk janjian waktu ketemuan. Semua rasa takut di tolak dan sungkan berusaha di buang oleh Pak Adi, karena Pak Adi mulai BERPIKIR POSITIF: “apa salahnya saya menawarkan produk yang bagus ke teman dan customer saya dan yang penting saya tidak menipu”. Mulai terpikirkan dibenak Pak Adi ada 3 nama calon prospeknya dan mulailah dimenghubungi calon prosek pertamanya.

Alhasil sangat luar biasa dan sangat POSITIF calon prospeknya dan akhirnya ditentukan waktu untuk ketemuan. Singkat cerita puji syukur kepada Tuhan akhirnya terjuallah satu polis asuransi yang PERTAMA dari LANGKAH PERTAMA yang Pak Adi lakukan.

Makna dari cerita di atas adalah pasti semua kita pernah merasakan “kaki kita terikat” pada saat ingin mengambil langkah pertama kita. Untuk dapat mengambil langkah pertama, tentukan TUJUAN atau IMPIAN anda jika Anda belum memilikinya. Jika tidak mempunyai tujuan, pasti kita akan bingung di tengah jalan. Setiap usaha itu ending-nya PASTI SUKSES, yang gagal itu yang berhenti di tengah jalan karena nggak punya TUJUAN jelas.

Jadi tentukan IMPIAN anda dahulu dan BERANIKAN diri untuk mengambil LANGKAH AWAL. Sukses untuk Anda.

Refrensi : artikel-motivasi dan jagatmotivasi.com

Jangan lupa baca juga Kisah Nyata Bob Willen : Penyandang Cacat Pantang Menyerah Menyelesaikan Lari Marathon

, , , , , , , , , , , , , ,

No comments yet.

Leave a Reply