Moto Hidup Para Binatang – Inspirasi Hikmah

Inspirasi hikmah dapat kita temukan dari mana saja, tak terkecuali dari hewan yang terlihat kecil dan lemah. Perhatikan Cicak, Semut, Laba-laba dan Kodok. Mereka terlihat sebagai makhluk kecil yang sering kali dianggap tidak berdaya. Tapi coba lihat soal rizki berupa makanan. Semua hewan telah dilengkapi dengan kemampuan yang sesuai untuk mendapat makanannya. Mari tengok ulasan singkatnya berikut ini.

.semut berjamaah

Cicak : mencari makan secara individu, makanannya adalah lalat bersayap yang terbang kesana-kemari, tapi jangan lupa kalau cicak itu diberi kelebihan bisa menempel di dinding, di langit-langit, bisa loncat dan langsung nemplok. Kalau sudah kelaparan tidak jarang juga kita temui cicak show time dengan aksi nekad nya tanpa perduli lagi dimana doi mendarat.. (kadang dikepala kita jadi landasan juga). moto cicak : “tidak ada yg bisa menggantikan kerja keras”.

.

Semut : badan kecil bisa mengangkut barang berkali-lipat dari berat tubuhnya, kelebihannya punya kaki 6 yg kokoh dan diberi kebiasaan berjama’ah dalam setiap aktifitas, segala sesuatu terasa ringan dikerjakan bersama-sama, kalau lagi galau tidak jarang juga kita temui semut lagi sendirian tidak jelas arah dan tujuan. moto semut : “jangan jauh-jauh dari jama’ah”.

.

Laba-laba : mencari makan dengan jaring, cerdas nih, tapi jangan lupa kalau doi punya kelebihan dalam kesabaran, menunggu mangsa kesasar atau nubruk perangkap, ga langsung hari itu bikin jaring hari itu jg panen, tetep butuh waktu… jadi moto si laba-laba ini: “otak yg cerdas harus perbanyak kesabaran”.

.

Kodok : nah.. ini… memang begitu….. anu…. hmmmmmmm, gimana yah… heran aja makanannya ga jauh beda ama cicak, laba-laba dan semut, ga bisa nempel, ga bisa bikin jaring, ga doyan berjama’ah, tp koq bisa obesitas !!!
moto kodok : “nyang penting hidup damai, bro…”.

.

by Muhammad Fawwazi Arkan Bari

, , , , , , , ,

No comments yet.

Leave a Reply