Renungan Shalat 5 Waktu – Mendapat Panggilan Istimewa

7 Milyar manusia di muka bumi ini, semuanya Allah beri udara, pernafasan, detak jantung, sinar matahari, air hujan, dan banyak lagi, tetapi hanya orang tertentu yang Allah beri nikmat dalam ketaatan.

Hari ini kita sering iri dengan yang namanya status serta kebendaan yang dimiliki orang lain. Harusnya, jangan sampai salah faham! Itu semua hanya titipan dari Allah, sebagai amanah, apakah kita bisa dipercaya?! atau tidak?!

Apakah kita bisa menggunakannya sesuai dengan yang Allah mau?? Semua status dan kebendaan, Allah berikan untuk dimiliki kepada siapa saja, bahkan kepada orang yang tidak mau menyembah Allah sekalipun. Ini yang namnya sifat Rahman, Maha Pemberi.

Di dunia ini siapa yang sanggup melakukan segala hal; mengampunkan dosa, menaikkan derajat, melunakkan hati, memberikan banyak kebaikan?! Ini hanya Allah yang bisa lakukan.

Pertanyaannya, bagaimana agar Allah mau melakukan hal-hal itu untuk kita? Ternyata, hal-hal ini bisa dilakukan hanya dengan melangkahkan kaki kita ke mesjid lima kali sehari tiap hari.

Hanya dengan menjaga sholat berjamaah di mesjid di awal waktu Allah mampu menyelesaikan seluruh masalah kita sebelum dan sesudah mati.

Di dunia ini hanya dengan menjaga sholat saja, Allah berikan kita keberkahan Rizki.

Di waktu mati telah terkubur, Allah akan angkat siksa kubur kita, tenang menunggu hari kiamat.

Di Mahsyar diberi buku amal di tangan kanan, menjadi terhormat.

Di saa melewati shirath secepat kilat, aman, dan bahkan dapat masuk surga tanpa hisab.

Ini semua masalah yang akan dihadapi semua orang dan yang nantinya semua orang akan menjadi cemas. Ingatlah, semua dapat Allah selesaikan… bila sekarang kita mampu menjaga sholat.

Namun orang yang dapat melangkahkan kakinya ke mesjid hanya orang-orang yang dipilih Allah saja.

Walaupun orang itu berilmu, kuat tenaganya, banyak hartanya, dekat rumahnya dengan mesjid, semua ini tidak ada jaminannya.

Walaupun ini kelihatannya mudah tapi tidak semua orang dapat melakukannya, hanya orang-orang pilihan saja.

Allah mengundang kita lima kali sehari untuk datang ke rumahnya karena ada acara, bagaimana kalau presiden mengundang kita ke Istana untuk menghadiri acara kepresidenan? Istimewa, kan?

Hari ini orang mau ketemu presiden aja harus mengeluarkan uang banyak dan usaha yang keras, jadi pejabat dulu, buat yayasan yang besar dulu, buat partai dulu dan lain-lain.

Kita cukup dengan sujud saja, itu sudah saat yang paling deket dengan Allah, yaitu rajanya para raja dan para presiden.

Dan ini Allah undang kita 5 kali sehari. Dan yang dipanggil Allah ini hanya orang beriman saja, yaitu yang ketika dipanggil ia datang.

Seperti kita manggil tukang baso, kalau memang yang dipanggil itu tukang baso, maka dia akan datang memenuhi panggilan kita, kalau tidak datang; cuek aja berarti dia bukan tukang baso mungkin tukang asongan, bubur ayam, atau yang lain.

Begitu juga orang beriman yang dipanggil Allah untuk datang kerumahnya, yang datang dan yang menyahut itulah orang yang beriman.

Semoga kita dimudahkan dalam memenuhi panggilan Allah ini… Aamiin

, ,

No comments yet.

Leave a Reply