Senin, 1 Juni 2020

Anak Laksana Kertas Putih ditangan Anda

Perlu Dibaca

Tips Biar Banyak Teman

Bagaimana caranya biar kita semakin banyak teman, berikut sedikit tips, yang mungkin bisa berguna bagi teman-teman yang ingin mempunyai...

Tiga Cara Menghadapi Amarah

1. Melihat Situasi Dengan Cara Yang Berbeda Amarah biasanya datang lewat kejadian di sekitar kita. Bisa apa saja tanpa terduga...

Mencapai Potensi Hidup yang Maksimal

Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik ; kesuksesan dalam karir, rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali...

Kumpulan kata kata bijak (Bagian 2)

  Kumpulan kata kata bijak (Bagian 2) - Berikut ini kumpulan kata kata bijak yang memiliki makna yang dalam hingga...

12 Cara Mengatasi Kesedihan

Hidup seakan menjadi tidak nyata setelah kehilangan sesuatu yang sangat berarti. Belajar bagaimana cara menghadapinya, terlibat di dalamnya, dan...

Anak Laksana Kertas Putih ditangan Anda
Anak Laksana Kertas Putih ditangan Anda [martinusworld.files]

Jika seorang anak hidup dalam kritikan, ia akan belajar menyalahkan orang lain.
Jika seorang anak hidup dalam permusuhan, ia akan belajar melawan.
Jika seorang anak hidup dalam ketakutan, ia akan menjadi orang yang pesimis.
Jika seorang anak selalu dikasihani, ia akan belajar mengasihani diri sendiri.
Jika seorang anak hidup dalam cemoohan, ia akan menjadi pemalu.
Jika seorang anak hidup dalam kecemburuan, ia akan belajar iri hati.
Jika seorang anak hidup dalam aib, ia akan selalu merasa bersalah.
Jika seorang anak selalu diberi dorongan, ia akan menjadi percaya diri.
Jika seorang anak hidup dalam toleransi, ia akan belajar bersabar.
Jika seorang anak selalu mendapat pujian, ia akan belajar menghargai.
Jika seorang anak merasa diterima, ia akan belajar mengasihi.
Dalam bukunya ,”All Men Are Brothers ” Mahatma Gandhi menulis tentang pentingnya penanaman nilai terhadap anak-anak sejak usia yang sangat dini. Seorang psikoanalis yang terkenal Sigmund Freud menyetujui pendapat tersebut. Suatu kali seorang wanita bertanya, ” Seberapa dini-kah saya harus mulai mengajar anak saya ?”
Freud menjawab dengan suatu pertanyaan, ” kapan anak anda lahir ?”
” Lahir ?” kata wanita itu. ” Dia sudah berusia lima tahun!”
” Ya ampun,” seru Freud, “Jangan hanya berdiri di sini berbincang-bincang dengan saya… cepat pulang! Anda telah kehilangan lima tahun yang terbaik !”

Refrensi: emotivasi dan jagatmotivasi.com

Silahkan baca mengenai Cara Membuat Anak Berbakti Kepada Orangtua

- Advertisement -

SILAHKAN BERI KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Postingan Terbaru

Tips Biar Banyak Teman

Bagaimana caranya biar kita semakin banyak teman, berikut sedikit tips, yang mungkin bisa berguna bagi teman-teman yang ingin mempunyai...

Warisan Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew berupa Penghargaan bagi Orang Tua

Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew telah meninggal dunia. Namun bukan hanya warisan berupa kedigjayaan negara Singapura yang berhasil menjadi salah satu negara makmur...

Bangkit dari Kegagalan – Sunil Mittal, Jajaran Orang Terkaya Dunia

Bagaimana kisah sukses dari para orang terkaya dunia? Simak salah satu kisah diantaranya, bagaimana Sunil Mittal mengawali bisnis, dan bangkit hingga masuk ke dalam...

Sulaiman Ar-Rajhi – Konglomerat lulusan SD yang Bikin Muadzin Malu

Hanya tamat sekolah dasar, namun dengan kegigihan usaha dan kedekatan kepada Allah SWT, maka Sulaiman Ar-Rajhi berhasil menjadi konglomerat. Bukan model konglomerat glamour yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -