Minggu, 7 Juni 2020

Batu Kerikil Kenangan

Perlu Dibaca

Tips Biar Banyak Teman

Bagaimana caranya biar kita semakin banyak teman, berikut sedikit tips, yang mungkin bisa berguna bagi teman-teman yang ingin mempunyai...

Tiga Cara Menghadapi Amarah

1. Melihat Situasi Dengan Cara Yang Berbeda Amarah biasanya datang lewat kejadian di sekitar kita. Bisa apa saja tanpa terduga...

Mencapai Potensi Hidup yang Maksimal

Setiap orang mendambakan masa depan yang lebih baik ; kesuksesan dalam karir, rumah tangga dan hubungan sosial, namun seringkali...

Kumpulan kata kata bijak (Bagian 2)

  Kumpulan kata kata bijak (Bagian 2) - Berikut ini kumpulan kata kata bijak yang memiliki makna yang dalam hingga...

12 Cara Mengatasi Kesedihan

Hidup seakan menjadi tidak nyata setelah kehilangan sesuatu yang sangat berarti. Belajar bagaimana cara menghadapinya, terlibat di dalamnya, dan...

Batu Kerikil Kenangan –¬†Kisah di sebuah pedalaman, hidup seorang pemuda yang pemurung. Seluruh hidupnya selalu dia hiasi dengan penyesalan. Kenapa aku lakukan itu tadi… Kenapa harus begini…

Pernyataan selalu terlontar dalam benak pemuda itu…. Entah berapa hari dia lewati dengan penuh kemurungan itu… Hingga suatu hari di saat dia duduk di depan rumahnya muncullah seorang nenek yang tua sedang meminggul sesuatu yang sangat berat di punggungnya.

Batu Kerikil Kenangan
Batu Kerikil Kenangan

Herannya nenek itu tidak terlihat letih atau pun pucat. Mukanya tampak berseri-seri dan penuh senyuman. Lalu nenek itu bertanya ke pemuda itu. “Nak… Nenek mau tanya… Kalau lewat jalan ini tembusnya kemana ya?” Pemuda itu merasa heran dan menjawab “Oh Nenek mau kemana? Kalau lewat jalan ini nenek akan ke desa seberang. Ehm nek apa yang Nenek bawa itu?” pemuda itu pun penasaran dengan apa yang dibawa nenek itu.

“Oh terima kasih nak… Nenek mau ke suatu tempat yang bisa menaruh apa yang nenek bawa ini” nenek itu pun menjawab. “Memang apa yang nenek bawa ini?” pemuda itu mulai penasaran. “Nenek membawa kerikil yang nenek pungut di sepanjang perjalanan nenek ini.” Nenek itu menjawab sambil tersenyum

“Maksud nenek yang nenek bawa itu kerikil? Khan itu berat Nek? Kenapa nenek tidak merasa lelah membawa kerikil sebanyak itu?” Pemuda itu makin penasaran. “Karna nenek merasa yang nenek bawa ini bukanlah sebuah kerikil yang memberatkan nenek. Kerikil ini adalah bagian dari perjalanan nenek menuju tempat dimana harus kerikil ditaruh. Kerikil itu indah Nak… dan nenek bahagia membawanya.”

Perkataan nenek itu membuat pemuda itu terdiam sejenak… lalu pemuda itu bertanya “Ehm… Kalau boleh saya tahu tempat yang nenek sebut tadi untuk menaruh kerikil ini dimana Nek?”. Dengan senyum yang berseri… nenek itu menjawab “Kenangan Nak..” Lalu nenek itu berjalan lagi dan menghilang direrimbunan hutan.

Hikmah Yang Terkandung Dari Cerita Batu Kerikil Kenangan

Sahabat, kisah ini memberikan kita pengertian, bahwa setiap perjalanan hidup pasti akan ada kerikil-kerikil. Janganlah kerikil-kerikil itu dijadikan beban kita, ambil dan taruhlah ke dalam kenangan. Jangan pernah sesali apa yang telah kita lewati, karena waktu tak akan pernah kembali. Mulailah perbaiki diri, dan jadikan kerikil-kerikil tadi sebagai pelajaran hidup yang nantinya tidak terulang kembali.

Refrensi : ceceem.blogspot.com dan jagatmotivasi.com

- Advertisement -

SILAHKAN BERI KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Postingan Terbaru

Tips Biar Banyak Teman

Bagaimana caranya biar kita semakin banyak teman, berikut sedikit tips, yang mungkin bisa berguna bagi teman-teman yang ingin mempunyai...

Warisan Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew berupa Penghargaan bagi Orang Tua

Perdana Menteri Singapura, Lee Kuan Yew telah meninggal dunia. Namun bukan hanya warisan berupa kedigjayaan negara Singapura yang berhasil menjadi salah satu negara makmur...

Bangkit dari Kegagalan – Sunil Mittal, Jajaran Orang Terkaya Dunia

Bagaimana kisah sukses dari para orang terkaya dunia? Simak salah satu kisah diantaranya, bagaimana Sunil Mittal mengawali bisnis, dan bangkit hingga masuk ke dalam...

Sulaiman Ar-Rajhi – Konglomerat lulusan SD yang Bikin Muadzin Malu

Hanya tamat sekolah dasar, namun dengan kegigihan usaha dan kedekatan kepada Allah SWT, maka Sulaiman Ar-Rajhi berhasil menjadi konglomerat. Bukan model konglomerat glamour yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -